kata terlambat udah sering kudengar. muncul sebagai alasan atau ketidaksengajaan. kalau terlambat datang kekantor..mungkin hal yang biasa. tapi, kalau “Terlambat Mencintai…”
mungkin nga ada yang terlambat dalam mencintai seseorang. saat benar-benar mencintai seseorang, walau terlambat menyadari, namun itu bukan akhir dari cerita cinta.
ketika pernah “menawarkan” perasaan cinta kepada seseorang, hingga berani melepaskannya. jika memang ia akan bahagia dengan yang lainnya.
aku, lebih baik melihat orang yang kucintai tak lagi bersamaku, jika itu membuatnya bahagia.
saat kau menyadari semua ini,..itu,..tidaklah kejam, walau mungkin merasa sedikit kecewa, atau banyak dan sangat kecewa bahkan terpukul. tapi, kecewa adalah resiko mencintai. namun,tetaplah kau merasa beruntung. karena kita dapat menyadari bahwa perasaan itu masih ada.
mungkin menyedihkan..yaa..menyedihkan. sangat tepat untuk yang pernah menderita dalam cinta. saat cinta tak terbalas..atau orang yang kita cintai terlah berkhianat.. sedih memang.. it’s hurt. tapi, ku rasa bukan karena itu, kita menjadi orang yang paling menyedihkan..
sadarilah… dia yang melukai akan lebih menyedihkan lagi..
karena, tanpa ia sadari.. ia telah menyia-nyiakan orang yang sangat menyayanginya dan mencintainya.
salah mencintai,.. hanya dengan mencintai, aku melihat dirinya sangat sempurna. namun, mencintai bukan suatu kebutuhan tapi suatu pilihan… Saat kita menganggap cinta itu bagai kebutuhan, Kita takkan rela melepaskannya!!!
Kita hanya bisa menyadari, Dia adalah pilihan kita…
Tapi bukan suatu kebutuhan yang mutlak harus mengikuti jalan hidup kita
Maka, Kita akan sakit dan tak rela bila kita kehilangannya.
Cinta itu tdk selalu indah, Seindah dongeng Cinderella yang berakhir bahagia atau Romeo en Juliet dengan kisah cintanya yang abadi….
Realistislah, bahwa kita hidup bukan di negeri dongeng tapi di negeri yang banyak ujian…tantangan. ..dan godaan….
Disinilah cinta kan diuji….Dan kesetiaan harus dibuktikan
Namun kita tetap tak usah berkecil hati. Kita bisa mencobanya. Namun saat kau tak berhasil menciptakan cerita-cerita yang indah…Kau harus bisa merelakannya. Kau hanya bisa memperjuangkannya. Tapi hormati dan hargailah apapun keputusannya
Dan yakinkanlah.. bahwa di saat yang tepat …
Kita kan temukan sesorang yang lebih baik untuk kita
Karena dibalik semua cerita cinta …
Akan berakhir dalam episode bahwa “Cinta tak harus memiliki…”
Mungkin kedengarannya klise….
Tapi itulah faktanya
Maka dengan mengaguminya.
Kita sudah cukup membuktikan kerelaan dan kesungguhan
Bahwa kita masih bisa tetap bertahan
Walau dia tidak berada di samping kita
Jangan mengutuk…menyumpahi atau mendoakan supaya dia menderita
Ketika ia menentukan pilihan tuk meninggalkan kita, Menjatuhkan pilihannya pada yang lain
Tapi tetap do’akanlah agar dirinya bahagia….
Karena disanalah sesungguhnya “Cinta kan Diuji” (more…)
bagi saya film horor yang sebenarnya adalah film tentang cinta. lho kenapa? dengan begitu banyak romantisme, kebetulan, tangis, tawa, harapan dan cemburu, film tentang cinta terasa “menyeramkan” karena bisa membuat kita mengkhayal dan berharap terlalu tinggi hingga terbawa ke realita-yang nyatanya tidak demikian adanya. buat saya tidak ada yang lebih “horor” daripada rasa cemburu. dan dalam setiap film tentang percintaan biasanya rasa itu pasti ada dan terkadang di ekspose berlebihan. apalagi yang lebih menyeramkan daripada rasa keinginan memiliki yang berlebihan? jadi tidak salah kan kalo saya beranggapan bahwa film horor yang sebenarnya adalah film tentang cinta.
“kalo gitu kita nonton film percintaan aja yukkk…” ajak teman saya akhirnya.
berawal dari beberapa waktu lalu seorang teman mengajak saya nonton film Indonesia yang katanya sedang “booming” karena melibatkan Suzana-ya, yang artis horor no 1 di Indonesia itu-sebagai salah satu pemainnya. alasannya karena saya (more…)