9 May
Kisah seorang ibu dan anak yang berusia sepuluh tahun, yang saling merindu karena harus terpisah akan karena sesuatu hal …
Dalam kesendirian sang ibu tanpa anak-anaknya, merasa sebagai orang yang kalah dan tak punya apa-apa.
Sampai akhirnya disadari, sang ibu masih memiliki Allah. Sang ibu kemudian mendekat kepada-Nya lebih tulus. Merangkaikan doa lebih khusyu. Hanya kepada-Nya sang ibu menitipkan anak-anaknya dan cinta mereka kepada sang ibu.
Tiba-tiba sang anak berkata melalui pesan singkat, “Ibu, baru saja aku kangen sekali sama ibu. lalu, aku sholat tahajud untuk mengadu kepada Allah kalau aku kangen ibu”
Sang anak kemudian bercerita, kalau setiap kali dia kangen sang ibu, dia akan pergi shalat tahajud dan berdoa kepada Allah. Menurutnya, setelah berbicara dengan Allah, dia bisa tidur dengan tenang. Alhamdullilah, sang ibu dalam perasaan haru yang sulit terkatakan. Rasanya tidak ada lagi yang patut dia sesali. Perpisahaan itu memang pahit. Tetapi, Allah telah mendengar doa-doanya. Sang ibu tak pernah meragukan itu. (Ibu Ninuk dalam Asma Nadia)
Cerita ini menginspirasiku tuk membawa kerinduanku yang selama ini tertiup dan dibawa angin tuk ku titipkan hanya kepada Allah dalam setiap sujudku..
Copyright © September 2007| adelina's site| Hosted by Masterweb!
No comments yet.