Aku adalah burung gagak yang terus mengitari telaga mencarimu..
Pada senja kita tak lagi terpana. Pada sembilu kita tak lagi kelu. Waktu pun berdamai dengan oasis cintaku. Kala ia menorehkan gurat demi gurat kewajahku. Aku adalah kerinduan itu, yang terus menyimak bunyi pada angin. Yang terus mencari sosok pada udara. Aku adalah kerinduan itu. Yang terus dahaga mereguk dirimu. Dalam sedu seguk tak kunjung sampai.

mochtar pabottingi, Jakarta,1995. 2008