Ketika ku ingin sisiri aliran darahmu. Tak ada tanda detik nadimu. Kuncup rerimbunan rindu kita tak bisa mekar. Apalagi beraroma segar. Ketika kucoba sentuh suaramu , desah lembut dan manja suaramu tak bisa kudengar lagi. Kau tak lagi menyinari hariku. Meski ku masih terasa kau sapa hatiku.

Pada saat Sang Pemilik berikan, aku masih terus memohon cintaNya. Meski buatmu tinggal secawan..